04 January 2011

Manfaat Gelang "Power Balance" Ternyata Palsu

Jakarta, Gelang Power Balance yang dikenakan oleh para selebriti dan bintang olahraga yang diklaim bisa meningkatkan kinerja atletik dinyatakan palsu oleh Badan Pengawas Konsumen Australia (ACCC).

Penggunaan gelang Power Balance mulai marak dikenakan oleh masyarakat setelah sejumlah olahragawan dan juga selebriti menggunakannya. Masyarakat umumnya langsung mempercayai manfaat dari gelang tersebut.

Australian Competition and Consumer Commission (ACCC) telah memerintahkan Power Balance Australia untuk menarik seluruh gelang yang sudah terjual di konsumen karena telah disesatkan manfaatnya.

Gelang Power Balance ini disebut-sebut bisa memberikan keseimbangan, kekuatan dan fleksibilitas yang lebih baik bagi penggunanya dengan menggunakan medan energi alami yang berasal dari tubuh si pemakai.

"Power Balance telah mengakui bahwa tidak ada dasar ilmiah yang kredibel untuk menguatkan klaim manfaat tersebut, karenanya tidak ada alasan yang layak untuk mendukung pernyataan manfaat gelang power balance ini," ujar ketua ACCC, Graeme Samuel, seperti dikutip dari SMH.com.au, Selasa (4/1/2011).

Samuel menuturkan ketika suatu produk sangat dipromosikan, dijual ditoko olahraga besar serta digunakan oleh para selebriti dan atlet, maka konsumen cenderung memberikan legitimasi tertentu terhadap produk tersebut.

Ia menuturkan bahwa produk tersebut termasuk dalam bentuk penipuan dan memperingatkan para pengecer yang terus menjual produk dengan iklan menyesatkan ini bisa dikenakan tindakan oleh ACCC.

Pada November 2010 panel kajian independen yang berhubungan dengan keluhan tentang pelanggaran kode iklan barang terapi menemukan adanya pelanggaran dalam website www.powerbalance.com.au, pihak Power Balance telang mengakui hal tersebut dan menghapusnya dari website.

Selain itu pada Oktober 2010 kelompok advokasi konsumen Choice juga menemukan gelang-gelang karet yang hanya diberikan hologram plastik. Setelah dilakukan uji laboratorium kontrol oleh CHOICE ditemukan bahwa konsumen hanya seperti membeli dompet kosong. Bunyi Iklan minta maaf Gelang Power Balance di media Australia pada 23 Desember 2010:     Dalam iklan-iklan kami menyatakan bahwa gelang Power Balance bisa meningkatkan kekuatan, keseimbangan dan fleksibilitas Anda.

Kami mengakui bahwa tidak ada bukti ilmiah yang kredibel yang mendukung klaim kami dan oleh karenanya kami terlibat dalam perbuatan yang menyesatkan dan melanggar pasal s52 dari Undang-Undang Praktik Perdagangan (Trade Practices Act) 1974.

Jika Anda merasa telah disesatkan oleh promosi ini kami meminta maaf tanpa syarat dan menawarkan pengembalian dana penuh.

Untuk mendapatkan pengembalian dana silakan kunjungi situs kami di www.powerbalance.com.au atau hubungi di nomor bebas pulsa 1800 733 436

Penawaran ini akan berlangsung sampai 30 Juni 2011. Agar syarat-syarat pengembalian dana terpenuhi bersama dengan ongkos kirimnya, Anda perlu mengembalikan produk asli Power Balance bersama dengan bukti pembelian (termasuk catatan kartu kredit, barcode dan penerimaan) dari penjual resmi di Australia.

Pemberitahuan koreksi ini telah dibayar oleh Power Balance Australia Pty Ltd sesuai janji kepada Australian Competition and Consumer Commission berdasarkan ayat 87B Trade Practices Act, 1974.


Sebelumnya, ilmuwan Greg Whyte dari Liverpool John Moores University mengatakan aktivitas fisik dengan sendirinya akan meningkatkan penyerapan okksigen sehingga stamina meningkat. Kalaupun gelang berbahan silikon tersebut bisa lebih mendongkrak stamina, hal itu hanyalah efek plasebo
(ver/ir)

24 January 2009

Tanggal 26 Januari, Gerhana Matahari Cincin.

BANDUNG, (PR).-
Tahun 2009, masyarakat bisa menikmati dua gerhana matahari, yakni gerhana matahari cincin, Senin (26/1) dan gerhana matahari total 22 Juli mendatang. Namun, masyarakat diimbau untuk tidak menyaksikan gerhana matahari cincin dengan mata telanjang karena bisa membuat cacat mata permanen.

Demikian disampaikan dosen Astronomi ITB Dr. Moedji Raharto dan Ketua Badan Hisab dan Rukyat (BHR) Jabar Prof. Dr. K.H. Salim Umar, dalam rilisnya ke Redaksi "PR", Kamis (22/1). "Senin (26/1) nanti, penduduk Indonesia bisa menyaksikan gerhana matahari cincin. Lintasan gerhana dari Lautan Hindia menyusuri wilayah Indonesia dari Sumatra Selatan, sebagian Banten, Kepulauan Bangka Belitung, sebagian Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan sebagian Sulawesi Utara," kata Moedji.

Warga Bandung dan sekitarnya juga bisa melihat gerhana tersebut mulai pukul 15.20 WIB dan berakhir pukul 17.49 WIB. Sedangkan daerah lainnya seperti Bogor, Cianjur, Depok, Indramayu, Garut, Karawang, Kuningan, Kadipaten, dan wilayah lain di Jabar, bisa menyaksikan dengan beda waktu mulai dan akhir gerhana 1-2 menit.

Tetap sejuk
Dalam gerhana cincin, maksimum bundaran matahari yang tertutupi karang bulan sekitar 40%-85%. Dengan demikian, seluruh momentum gerhana tidak boleh dilihat dengan mata telanjang.
"Mata harus dilindungi kacamata matahari, sehingga tetap sejuk dan matahari tampak seperti bulan pernama," ucapnya. Ditambahkan pula, pemakai teropong atau binokuler juga harus dilengkapi filter penapis cahaya matahari.

Sementara itu, K.H. Salim Umar mengimbau agar kaum Muslimin melaksanakan salat gerhana matahari (khusuf). (A-71)***


Dikutip dari HU Pikiran Rakyat.

15 December 2008

Teriakan.

Suatu hari seorang dosen yg arif bertanya kepada mahasiswa: Kenapa manusia bertengkar ngomongnya harus teriak?
Semua mahasiswa berpikir lama, salah satu mahasiswa menjawab: Karena kita kehilangan ketenangan, makanya kita pake teriak deh..
Dosen bertanya lagi: Tapi kenapa ketika org laen ada disampingmu, kamu jg teriak, nggak bisa ngomong pelan2? Kenapa selalu harus teriak?
Semua mahasiswa menjawab dengan jawaban masing2, tapi semua jawaban tidak membuat si dosen puas.
Terakhir dosen menjelaskan: Ketika dua orang lagi emosi, jarak hati mereka akan semakin jauh dan ngomongnya harus teriak...
Dosen melanjutkan lagi: Tapi bagaimana ketika dua orang yang lagi jatuh cinta? Kondisi sebaliknya, bukan tidak perlu teriak, malah berbicara dengan suara yang lembut, kenapa gitu? Karena hati mereka sangat dekat, sampai2 komunikasi tidak perlu menggunakan bahasa,hanya dengan tatapan mata, karena saat itu kedua hati sudah tidak ada jarak lagi..
Terakhir dosen membuat satu kesimpulan: Ketika dua manusia yang lagi bertengkar, jangan membuat jarak antara hati menjadi jauh.. Juga jangan mengeluarkan kata yang membuat jarak hati kita menjadi jauh, biarlah tenang beberapa hari, ketika jarak hati kita sudah tidak begitu jauh, barulah ngomong dengan baik2!

11 December 2008

Terbukti Telur Dulu, Baru Ayam

Teka-teki klasik mengenai telur dulu atau ayam dulu mungkin terjawab dengan ditemukannya fosil sarang dinosaurus di Kanada. Di sarang yang dibuat 77 juta tahun lalu itu masih terlihat jelas bekas kumpulan lima butir telur. "Karakteristik sarang tersebut mirip dengan sarang burung," ujar Francois Therrein, salah seorang paleontolog dari Royal Tyrell Museum Alberta, Kanada. Ini berarti bahwa dinosaurus lebih dulu membuat sarang sebagai tempat mengerami telurnya sebelum burung melakukannya. Selama ini, sejumlah pakar evolusi masih berasumsi bahwa burung berkembang dari dinosaurus. Ukuran sarangnya berdiameter sekitar setengah meter dan diperkirakan seberat 50 kilogram. Di dalamnya setidaknya terdapat bekas 12 cangkang telur yang masing-masing berukuran panjang 12 sentimeter dan tersusun rapi serta mengarah ke satu titik. "Berdasarkan bentuk telur dan sarangnya, kami yakin sarang tersebut buatan seekor caenagnathid atau raptor kecil, keduanya sama-sama pemakan daging dan memiliki kekerabatan yang erat dengan burung," ujar Darla Zelenetsky, peneliti lainnya dari Universitas Calgary, Kanada. Zelenetsky mempelajarinya sejak disimpan di Canada Fossil Limited Calgary tahun 1990-an. Sebelumnya ia mengira fosil sarang tersebut dibuat seekor dinosaurus herbivora berparuh bebek. Namun, setelah mempelajari lebih saksama, diketahui bahwa sarang tersebut kemungkinan besar dari kelompok theropoda yang merupakan nenek moyang burung. (Livescience/jam) ***
Dikutip dari HU Pikiran Rakyat.

Mengerem Saat Hujan Harus Lebih Jauh

Dalam melakukan perjalanan dengan mengemudikan kendaraan bermotor pada musim hujan, dituntut persiapan yang lebih baik dibandingkan pada musim kemarau. Pasalnya beroperasi pada jalanan yang licin selama musim hujan. Oleh karena itu, upayakan agar kendaraan menggunakan ban dari merek, tipe, dan ukuran yang sama, termasuk tekanan udaranya, sehingga luas permukaan ban yang menapak di atas jalan tidak berbeda.

Hal ini penting karena tekanan udara ban berpengaruh terhadap bentuk pada waktu pengereman atau saat membelok. Akibatnya, terjadi perubahan kemampuan dari sistem rem. Atas dasar itu, kondisi ban pada waktu hujan, merupakan faktor yang paling utama. Permukaan ban harus menunjukkan ketebalan kembang yang cukup. Akan tetapi, beberapa merek ban memberikan tanda ban tersebut masih layak untuk digunakan secara aman.

Selain itu, alur telapak ban dirancang untuk membuang atau mengalirkan air dengan baik. Hal ini agar terjadi kontak area antara telapak ban dengan permukaan jalan. Memang, hampir setiap pengemudi tentunya memahami ban tanpa kembang yang memadai akan menyebabkan kelekatan pada jalan berkurang, tetapi kenyataannya hal itu sering diabaikan.

Belum lagi bila permukaan jalan dapat menimbulkan permukaan genangan-genangan air. Kendaraan yang masuk genangan akan mengambang dan ini terjadi pada kecepatan sekitar 80 km/jam. Akibatnya, daya cengkeram ban berkurang sehingga kendaraan tidak dapat dikendalikan dan sistem rem juga tidak berfungsi dengan baik.

Sementara itu, langkah lain yang bisa dilakukan adalah memeriksa sistem pengereman utama. Dalam hal perubahan arah gerak kendaraan yang direm, sistem pengereman harus segera diperbaiki.

Perubahan jarak pengereman perlu diperhatikan. Pada waktu musim hujan, jarak pengereman sekitar dua kali dari jarak yang diperlukan pada waktu jalan kering (tidak hujan). (Herli Suherli, Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat)***
Dikutip dari HU Pikiran Rakyat.

Search Box

Dewangga on YouTube


on 30th March 2008 in Bandung, West Java, Indonesia.

LAWAN Virus HIV Aids!

LAWAN Virus HIV Aids!
Peduli sesama. Peduli generasi masa depan.

Waspadai segala bentuk kecenderungan korupsi!!

Waspadai segala bentuk kecenderungan korupsi!!
Jl. H.R. Rasuna Said Kav C-1, Jakarta 12920, Telp. (021 ) 2557 8389 , Faks. (021) 5289 2454 Latitude : 6°12'44.18"S, Longitude: 106°49'51.47"E